Sumatera Utara warta Nias selatan—– Ketika Yesus memasuki Yerusalem, banyak orang menyambut-Nya dengan sorak sorai dan daun palma. Mereka memuji dan mengagungkan Dia sebagai Raja. Namun, di kemudian hari, banyak dari mereka yang sama justru menolak dan membiarkan Dia disalibkan. Sambutan yang semula penuh sukacita berubah menjadi penolakan karena mereka tidak memahami arti sebenarnya dari kehadiran Yesus. Yesus datang bukan untuk mencari kemuliaan dunia, melainkan untuk menebus dosa manusia melalui pengorbanan di salib. Dari salib itu, kita melihat kasih yang sempurna kasih yang rela menderita demi keselamatan dunia. Hari ini ada banyak anak Tuhan yang mengaku untuk menyambut Yesus dan mengikuti-Nya. Menyambut Yesus berarti bukan hanya bersorak ketika keadaan baik, tetapi mengikut Dia dengan setia di jalan penderitaan, ketaatan, dan kasih. Mengikut Yesus berarti membiarkan hati kita dibentuk oleh kasih yang rela berkorban, dan hidup dalam ketaatan kepada kehendak Allah.Jangan hanya menyambut Yesus dengan kata dan seruan, tetapi sambutlah Dia dengan hati yang mau taat dan setia mengikuti jalan-Nya, sekalipun itu jalan salib. Tuhan Yesus memberkati. Amin (Redaksi )
Sambutlah Yesus dan Ikutlah Dia




