
Sumatera Utara Nias Selatan Nabi Yesaya menubuatkan tentang hadirnya seorang raja yang memerintah dengan keadilan dan para pemimpin yang bertindak dengan kebenaran. Dalam pemerintahan seperti itu, umat Tuhan hidup dengan aman, seperti berlindung di tempat yang teduh dari angin kencang dan badai.
Gambaran ini menegaskan bahwa pemimpin yang adil bukan hanya mengatur dengan kekuasaan, tetapi menjadi tempat perlindungan bagi rakyatnya tempat di mana mereka merasa aman, didengar, dan dihargai. Di zaman ini, tanggung jawab kepemimpinan bukan hanya bagi para pemimpin bangsa atau gereja saja, tetapi juga bagi setiap kita dalam peran masing-masing di keluarga, pekerjaan, dan pelayanan.
Tuhan memanggil kita untuk tidak “mencuci tangan” atau lari dari tanggung jawab terhadap keadilan. Diam terhadap ketidakbenaran sama dengan ikut membiarkan ketidakadilan bertumbuh. Oleh sebab itu Jadilah pemimpin yang adil dan benar di mana pun Tuhan tempatkan kita, baik di gereja, baik di pemerintahan atau dalam kehidupan berkeluarga.
Dengan hidup dalam kebenaran dan menegakkan keadilan, kita menjadi tempat perlindungan bagi sesama dan menghadirkan kasih Allah di tengah dunia yang haus akan keadilan. Amin (Redaksi )







